12 Orang CPNS Ikuti Latsar, Kalapas Perempuan Padang : Ikuti Dengan Semangat dan Bersungguh-sungguh

 

Padang, INFO_PAS - Sebanyak 12 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II, Gelombang III, Angkatan LXXXIII dengan Metode Distance Learning, dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Selasa (14/6).

Peserta pelatihan dasar Gelombang III ini berjumlah 200 orang dengan rincian 63 orang peserta dari Kanwil Sumbar, 59 orang peserta dari Kanwil Sumsel, dan 72 orang dari Kanwil Sumut. Adapun, pelaksanaan latsar ini berlangsung dari tanggal 09 Juni sampai 23 September yang terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu Massive Open Online Course (MOOC), distance learning, habituasi, dan evaluasi aktualisasi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM, Asep Kurnia mengatakan bahwa kompetensi yang dikembangkan dalam latsar CPNS merupakan kompetensi pembentukan karakter PNS yang professional sesuai beban tugasnya. Dalam kurikulum pembentukan karakter PNS, peserta akan dibekali dengan nilai dasar BERAKHLAK.

BERAKHLAK merupakan core value Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2021 tahun lalu. Core Value ini bertujuan untuk menyeragamkan nilai-nilai dasar bagi seluruh ASN di Indonesia sehingga dapat menjadi fondasi budaya kerja ASN yang profesional. Core Value BerAKHLAK merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Selain itu, Kepala Lapas Perempuan Padang, Widiarti juga mengingatkan kepada semua CPNS di lingkungan Lapas Perempuan Padang agar mengikuti proses pembelajaran dengan penuh dedikasi dan kesungguhan karena peserta hanya berhak mengikuti latsar tersebut satu kali dan tidak dapat mengulang pelatihan dasar pada gelombang berikutnya.

“Saya berharap seluruh CPNS untuk semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses latsar ini dengan memanfaatkan teknologi”, ujar Widiarti. (hms)


Cetak   E-mail