Tebar Kebaikan, Lapas Perempuan Padang Bagikan Takjil Untuk Masyarakat

 

Padang, INFO_PAS - Ramadhan 1443 H/2022 M menjadi momentum untuk saling berbagi dan menebarkan kebaikan. Itulah yang dilakukan oleh Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang saat menggelar kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat yang ada di sekitar Lapas Perempuan Padang, bertempat di halaman depan kantor, Senin (18/4).

Kegiatan yang turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Padang, Widiarti dan pegawai Lapas Perempuan Padang ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Namun, kegiatan tahun ini spesial karena bertepatan dengan penyambutan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 Tahun 2022, menjadi kesempatan bagi seluruh insan pengayoman untuk menunjukkan kepeduliannya bagi sesama.

"Ramadhan adalah bulan yang baik. Momentum ini tidak ingin dilewatkan oleh seluruh insan pengayoman, terlebih Pegawai di Lapas Perempuan Padang. Semuanya saling bahu membahu untuk dapat berkesempatan menebarkan kebaikan dan berbagi kepada masyarakat. Berbagi tidak harus dengan hal-hal besar yang penting ikhlas dan berkah”, ujar Widiarti. (hms)

One Day, One Prison's Product From Lapas Perempuan Padang

 

Padang, INFO_PAS - Meriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 Tahun 2022, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang mengadakan kegiatan One Day, One Prison's Product, bertempat di lapangan parkir Rutan Padang, Senin (18/4).

Kegiatan ini merupakan salah satu ajang pengenalan serta pemasaran dan penjualan produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari seluruh UPT
Pemasyarakatan kepada masyarakat. Selain menjadi bagian dari peringatan HBP Ke-58, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi langsung masyarakat serta memberikan tambahan pendapatan bagi WBP dan perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari penjualan produk.

Adapun produk hasil karya WBP yang dipasarkan dalam kegiatan ini seperti masker, aneka karya dari rajutan (tas, dompet, dll) serta mukena bordir. (hms)

”Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Kota Medan”

 

Mengingat besarnya manfaat potensi kekayaan intelektual dan kekayaan intelektual komunal (KIK) untuk meningkatkan perekomonian nasional, Menkumham Yasonna H. Laoly mengajak para pimpinan pemda dan masyarakat untuk menggali potensi wilayahnya masing2.

Menkumham Yasonna H. Laoly menegaskan pemerintah berkomitmen untuk mendorong pemajuan kekayaan intelektual (KI) di Indonesia guna mewujudkan pemulihan dan pembangunan ekonomi nasional.

Yasonna mengatakan agar KI dapat menopang perekonomian negara, maka masyarakat Indonesia perlu menerapkan 4 empat pilar utama KI. Yaitu penciptaan KI; perolehan atau pelindungan KI; penegakan hukum; serta komersialisasi KI.

Yasonna meminta kepada seluruh pemangku kepentingan dari sektor pemerintah dan privat, baik di pusat maupun di daerah, untuk saling bersinergi memanfaatkan sistem KI nasional agar dapat mendukung pemulihan dan pembangunan ekonomi nasional

Melalui kegiatan Roving Seminar Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan oleh @djki_indonesia Kemenkumham ini, dapat menjadi langkah awal komitmen bagi para pimpinan daerah untuk mendorong masyarakat di wilayahnya peduli terhadap KI

Untuk mendukung ekosistem KI, Yasonna menjabarkan sinergi kolaborasi antar kementerian/lembaga. Diantaranya seperti Kemenkumham dengan @Kemenparekraf, @kemendagri, dan @kementan

Menkumham memberikan apresiasi kepada 10 Gubernur seluruh provinsi se-pulau Sumatera atas kontribusinya dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi KI dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN)

Terima kasih #SahabatPengayoman sudah menyimak thread Yomin tentang Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Kota Medan

Roving KI
#HariKI

Menu